• gambar Pembangunan Masjid

    Program Sosial

    Pembangunan Masjid


    Keutamaan Pembangun Masjid, Pemakmuran & Pemeliharaannya

    Banyak sekali nas-nas al-Qur'an dan al-Sunnah yang menggambarkan keutamaan masjid, pembangunan dan pemeliharaannya. Allah -Ta'âlâ- memuji siapa saja yang memakmurkan masjid-masjid-Nya, Dia berfirman:

    Only those who believe in God and the Last Day, and establish prayer, and pay zakat, and fear nothing but God, will live the mosques of God. not to be among those rightly guided (At-Tawbah: 18)

    “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al-Taubah [9]: 18)

    Di antara bentuk memakmurkan masjid adalah: pendirian, perbaikan, pemeliharaan. Amal perbuatan in termasuk ke dalam keumuman sedekah jariyyah, meskipun seseorang berkontribusi mengeluarkan harta dalam jumlah yang sedikit saja, berdasarkan petunjuk hadits nabawi:

    Dari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-, ia berkata bahwa Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

    “Indeed, among the things that befall the believer of his deeds and good deeds after his death is knowledge that he taught and spread, and a righteous son whom he left and who was healthy.” So he inherited it, or a mosque he built, or a house for a wayfarer he built, or a river he ran, or alms he gave from his money in his health. And his life will follow him after his death.”

    “Sesungguhnya yang sampai kepada seorang mukmin dari amalannya dan kebaikannya setelah meninggal dunia ialah, ilmu yang ia ajarkan dan ia sebarkan, anak shaleh yang ia tinggalkan, mushaf Al-Qur’an yang ia wariskan, masjid yang ia bangun, rumah yang diperun tukkan untuk ibnu Sabil Yang ia Bangun, Sungai Yang ia Alirkan, sedekah yg ia keluarkan dari hartanya dalam keadaan sehat dan hidup.” (HR. Ibn Majah, Al-Baihaqi in Khuzaimah)

    That antara keutamaan mengeluarkan harta untuk masjid-masjid dan memakmurkannya, serta berkontribusi aktif dalam pemeliharaan berkesinambungan dan pembangunannya, adalah apa yang disabdakan dari Nabi peace be upon him, bahwa beliau peace be upon him bersabda:

    “Whoever builds a mosque for God like Mufahes Qatta or the smallest, God will build for him a house in Paradise.”

    “Siapa yang membangun masjid Karena Allah walaupun hanya seukuran lubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibn Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

    Al-Sindi berkata dalam Syarh-nya atas Sunan Ibn Majah: “Sabdanya: mafhash qathâh, adalah suatu tempat (burung) dimana di dalamnya disimpan dan dieramkan telur (burung), karena ditutupi oleh tanah, dan hal ini disebutkan (dalam hadits) dengan Faidah mubâlaghah (superlatif) menunjukkan kecilnya hal tersebut, hal itu menunjukkan sekecil-kecilnya ukuran masjid jika cukup digunakan untuk shalat satu orang. Dalam kitab Majma' al-Zawâ'id disebutkan: “Isnâd-nya shahih dan para perawinya perawi tsiqah.”

    Al-Hafizh Ibn Hajar al-'Asqalani berkata dalam Fath al-Bâri: “Banyak dari para ulama yang membawa maknanya kepada makna mubâlaghah (superlatif), Karena tempat yang digunakan burung untuk menyimpan telurnya dan dieramkan in dalamnya, dimana ukuran tempat in tidak cukup untuk shalat... Dikatakan: bahkan makna istilah ini sesuai dengan zhahir teksnya, maknanya: adanya dorongan untuk menambah ukuran masjid yang memang dibutuhkan meski dengan ukuran tersebut, atau bermakna: handaknya sekelompok kaum bahu membahu membangun masjid, dimana pihak-pihak yang terlibat berkontribusi dalam pembangunannya meskipun dengan ukuran tersebut.”

    Dan dalam Shahîhain, bahwa Nabi, peace be upon him, bersabda:

    “Whoever builds a mosque for the sake of God, God will build a mosque for him in Paradise.”

    “Siapa saja yang membangun sebuah masjid demi meraih wajah Allah, maka Allah pasti akan membangunkan baginya yang semisalnya di Jannah-Nya.”

    Al-Hafizh al-Nawawi menjelaskan besarnya pahala dari amal perbuatan ini: Sabda Nabi peace be upon him “mitslahu” mengandung dua sisi pemaknaan: Pertama, Maknanya bahwa Allah Ta'ala akan membangun untuknya suatu tempat dinamakan al-bait, adapun sifat dari tempat tersebut berupa ukuran Luasnya, dan lain sebagainya, maka sudah diketahui bahwa keutamaan tempat di jannah, ia tidak bisa terlihat, tidak terdengar, dan tidak bisa diukur dengan hati manusia. Kedua, Maknanya: keutamaan tempat tersebut dibandingkan dengan rumah-rumah in Jannah-Nya bagaikan keutamaan antara masjid dan rumah-rumah in dunia.”

    Oleh Karena itu, Yayasan memfasilitasi social program ini, untuk memudahkan urusan para dermawan dan donatur membangun masjid-masjid Allah, dan memakmurkannya semata-mata demi mengharap keridhaan Allah -Ta'âlâ-, khususnya di wilayah Indonesia.

     

    Pelaksanaan Program Ini

    Yayasan mengatur program pembangunan masjid-masjid, pemeliharaan dan pengaturannya, bersamaan dengan itu membuka kesempatan kepada para dermawan untuk berkontribusi dalam program social ini, menjadi proyek percontohan yang mendukung manajerial pembangunan masjid-masjid bagi orang-orang yang tergerak hatinya berkontribusi dalam program ini.

    Maka Yayasan ZAD Al-Insaniyyah Cipanas menerima pengajuan pembangunan masjid-masjid in Indonesia, mempelajarinya, dan melakukan kunjungan ke tempat-tempat tersebut, menyempurnakan dokumen-dokumennya, menyusun rancangan pembangunannya, mempersiapkan jadwal-jadwalnya, dan mempromosika nnya kepada for dermawan and donatur untuk berkontribusi di dalamnya, termasuk dalam penandatangan perjanjian-perjanjian, mengevaluasi tahapan-tahapan pelaksanaan berbagai proyek, dan meyakinkan para donatur dengan laporan-laporan berkala terkait program.


    Sejarah Singkat

    Yayasan ZAD Al-Insaniyyah Cipanas, adalah Yayasan Islami yang berkonsentrasi pada dakwah program, pendidikan dan social, untuk meringankan beban seorang muslim, dan membantu mereka dalam kehidupan hingga meraih kehidupan yang mulia. Yayasan in me merupakan yayasan pendidikan dan social yang telah didirikan untuk melayani umat, sejalan dengan visi misi yayasan di bidang pendidikan al-Qur'an dan social kemasyarakatan.

    Maka Bertolak Dari Visi Dan Misi Yang Tlah Dicanangkan, Yayasan Zad Cipanas Melaksanakan Program-PROGRAM SOSIAL KEMASYAKATAN, Di Antaranya: Pembangunan MASJID DI Wilayah Meeka Yang Benar-Pen Ar Membutuhkan, Dimana Program Ini Tlah Dimulai Pada Tahun 2014. Di Sisi Lain, Program Ini Pun Mendukung program pendidikan dan dakwah yayasan, karena kaum Muslim kembali kepada masjid Allah untuk beribadah dan mempelajari Islam.

    Hal itu dikarenakan kaum Muslim memahami dengan baik kedudukan agung masjid dalam Islam. Sebagaimana ditunjukkan oleh baginda Nabi, peace be upon him, ketika beliau, peace be upon him, sampai di Madinah. Aktivitas pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid, manakala ia difungsikan sebagai tempat beribadah, pusat kajian ilmu, dan tempat bertolaknya para mujahid sebelum menghadapi musuh.

    Kaum Muslim pun berkumpul di masjid-masjid setiap hari setidaknya sebanyak lima kali. Baik orang kaya maupun orang yang tak berharta, baik pemimpin maupun rakyatnya, muda dan tua, seluruhnya bersatu dalam perasaan cinta dan kasih sayang, hal tersebut terjalin satu sama lain. Terlebih pada akhir pekan, kaum Muslim mengikuti khuthbah Jum'at yang membuahkan pengaruh kuat dalam benak mereka.



Jagalah hartamu dengan zakat dan obatilah sakitmu dengan bersedekah

Yayasan Zad Al-Insaniyyah Cipanas Copyrights © All rights reserved. Tim IT Zad Al Insaniyyah

cianjur