Kegiatan Kami

Berikut adalah kegiatan yang telah dilaksanakan di Yayasan Zad Al Insaniyyah Cipanas

  • 17Jul,2023

    Santriwati ZAD Pertama Peraih Bacaan Bersanad

    Penulis : Waskito

    Foto Kegiatan Santriwati ZAD Pertama Peraih Bacaan Bersanad

    Profil Hafizhah MTZ - Hanunah Al-Jaba , Betapa bahagianya jika kita bisa membaca Al-Qur’an dengan sempurna, sesuai kaidah-kaidah ilmu Tajwid. Lebih bahagia lagi jika kita dikaruniai kemampuan menghafal Al-Qur’an sampai 30 juz. Dan lebih-lebih berbahagia lagi, jika kita bisa hafal Al-Qur’an 30 juz dengan cara membaca seperti yang diajarkan oleh Rasulullah kepada para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum.

    Itulah pentingnya bacaan BERSANAD. Kita belajar bacaan ini kepada seorang guru, guru kita belajar kepada gurunya, gurunya belajar kepada guru lainnya. Demikian seterusnya, sampai silsilah pembelajaran ini bersambung ke Rasulullah Shallallah ‘Alaihi Wasallam. Dan alhamdulillah para Qurra’ (ahli bacaan Al-Qur’an) sampai saat ini masih melestarikan tradisi SANAD bacaan ini.

    Di lingkungan lembaga pendidikan ZAD, alhamdulillah memiliki seorang ulama yang memegang sanad bacaan, yaitu Syaikh Hani Abu Asybal dari Mesir. Beliau memegang sanad bacaan, khususnya untuk riwayat Hafs dan Syu’bah. Beberapa bulan lalu beliau telah memberi ijazah sanad kepada seorang mahasiswa STIQ, Salman Al-Farisi. Dan alhamdulillah, baru-baru ini beliau memberikan lagi ijazah sanad bacaan kepada santriwati MTZ Putri Cipanas.

    Nama santriwati itu Hanunah Al-Jaba, seorang Muslimah dari Bali. Ayahnya bernama Asyahari Soemitro berdarah Jawa, sedangkan ibunya bernama Khadijah Bobsaid dari Bali.

    Hanunah saat ini masih berusia 18 tahun. Dia lahir pada 6 Februari 2001 di Bekasi. Dia adalah putri kelima dari tujuh bersaudara. Sejak kecil telah diarahkan orangtuanya untuk menghafal Al-Qur’an.

    Perjalanan menghafal Hanunah mencapai tahap berarti ketika bersekolah di Sukabumi, di Khadijah Center For Qur’an. Di sini Hanunah menyelesaikan hafalan dan melakukan muroja’ah hafalan. Setelah mencapai tahap yang cukup baik, dia dipercaya menjadi Musyrifah. Selesai dari Khadijah Center meneruskan perjalanan hafalannya ke MTZ Putri Cipanas, untuk mencapai derajat bacaan BERSANAD.

    Sesampai di MTZ Putri, perjalanan meraih sanad segera dimulai. Tepatnya, sejak 27 Oktober 2018 Hanunah mulai menyetorkan hafalannya kepada Syaikh Hani Abu Asybal, di rumah beliau di Cugenang. Hal ini terus berjalan, hingga berakhir pada 17 Maret 2019 lalu. Jika dihitung kurang lebih memakan waktu lima bulan. Dan Hanunah mencatat proses setoran hafalan ini dengan rapi di selembar kertas yang dia simpan di Mushaf yang biasa dia baca.

    Dalam proses ini, Hanunah mendapatkan dua riwayat hafalan sekaligus, yaitu riwayat Hafsh ‘an Ashim dan riwayat Syu’bah. Keduanya diperoleh dari Syaikh Hani Abu Asybal hafizhahullah.

    Ketika ditanya, apa istimewanya mendapat bacaan bersanad? Hanunah menjawab, “Dari segi Tajwid, bacaan lebih teliti dan konsisten.” Dia juga menjelaskan prosesnya, bila Syaikh menemukan suatu kesalahan bacaan yang dia lakukan, baik secara Tajwid maupun Makhorijul Huruf, dia diharuskan mengulang kembali bacaan itu sampai benar.

    Begitu pula, ketika ditanya apa yang memotivasinya dalam menghafal Al-Qur’an? Hanunah mengatakan, “Hari-hari yang dijalani terasa lebih berarti, terasa aman damai, dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.” Ke depan Hanunah ingin mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat, misalnya dengan mengelola pendidikan Tahfizh Al-Qur’an.

    Semoga Allah mudahkah, Hanunah. Amiin.

Kegiatan Terbaru

Yayasan Zad Al-Insaniyyah Cipanas Copyrights © All rights reserved. Tim IT Zad Al Insaniyyah

cianjur