Pemotongan Hewan Qurban & Distribusinya

Yayasan Zad Al-Insaniyyah Cipanas

  • Profil Program


    Yayasan ZAD Al-Insaniyyah Cipanas, adalah Yayasan Islami yang konsentrasi pada program dakwah, pendidikan dan sosial yang meringankan beban seorang muslim, dan membantu mereka dalam kehidupan hingga meraih kehidupan yang mulia. Yayasan ini merupakan yayasan pendidikan dan sosial yang telah didirikan untuk melayani umat, sejalan dengan visi misi yayasan di bidang pendidikan al-Qur’an dan bidang sosial kemasyarakatan.

    Maka bertolak dari visi dan misi Yayasan ini, Yayasan melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan, di antaranya: program pemotongan hewan kurban dan distribusinya. Yayasan telah melaksanakan kegiatan ini semenjak pendirian yayasan ini pada tahun 2014.

  • Keutamaan Menyembelih Hewan Qurban dan Mendistribusikannya


    Kaum Muslim berhari raya pada tanggal 10 Dzul Hijjah setiap tahun, dengan tibanya ‘Ied al-Adha al-Mubarak, ia merupakan satu dari dua Hari Raya kaum Muslim setelah ‘Ied al-Fithri, yang lamanya empat hari, yakni hingga hari ke-13 dari Dzul Hijjah.

    Hari raya ini tiba manakala para hujjaj (para haji) sedang menegakkan manasik Haji (berhaji di BaituLlâh), hari raya ini dinamakan pula yaum al-nahr, karena binatang-binatang kurban sembelihan ini (al-adhâhi) disembelih pada hari tersebut.

    Adapun tiga hari setelahnya, dinamakan “Hari Tasyrîq”, dimana para ulama berbeda pendapat menentukan latar belakang penamaan tersebut. Disebut-sebut ia disebut sebagai hari al-tasyrîq, karena mereka menyembelih binatang sembelihan ketika terbitnya matahari. Pendapat kedua menyebutkan, karena shalat ‘ied di dalamnya ditegakkan setelah terbitnya Matahari, dimana hari-hari tasyriq datang berurutan setelah hari pertama (hari dimana dilaksanakan shalat ied dan hari pertama penyembelihan kurban), hingga ditetapkan penamaannya sebagai hari tasyriq, sehingga penamaan ini termasuk metode penamaan sesuatu diwakili oleh gambaran sebagiannya.


    Definisi

    Al-Udhhiyyah dan jamaknya adalah adhah[in], ia adalah binatang yang disembelih dari binatang-binatang ternak; unta, sapi dan domba, demi mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, ia diambil dari kata al-dhahwah, yakni permulaan waktu, yakni waktu dhuha.

    Dalil-dalil pensyari’atannya adalah, sungguh Allah menetapkan syari’at-Nya atas kaum Muslim, untuk mempersembahkan karena Allah, penyembelihan binatang kurban, dimana Allah mendorong mereka untuk menunaikannya. Di antara dalilnya adalah:

    Pertama, Dalil al-Qur’an

    Allah Swt berfirman:

    وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ {٣٦}

    “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syi'ar Allah” (QS. Al-Hajj [22]: 36)

    Dan firman Allah -Ta’âlâ-:

    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ {٢}

    “Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu; dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar [108]: 2)

    Dan dalil dari al-Sunnah al-Nabawiyyah: dari Anas bin Malik r.a.:

    «أنَّ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم كان يُضَحِّي بكبشَينِ أملحَينِ أقرنَينِ، ووضَع رِجلَه على صفحتِهما، ويذبحُهما بيدِه»

    “Bahwa Nabi -shallallâhu ‘alayhi wa sallam- dahulu menyembelih dua ekor kambing belang (putih hitam) dan bertanduk, beliau -shallallâhu ‘alayhi wa sallam- meletakkan kakinya di atas leher hewan kurbannya, lalu menyembelihnya dengan tangannya sendiri.”


    Hukumnya

    Para ulama fikih berselisih pendapat dalam menjelaskan hukum berkurban, apakah sunnah, fardhu, dengan penjelasan sebagai berikut:


    Golongan yang Berpendapat Sunnah

    Mayoritas ulama ahli fikih diantaranya ahli fikih syafi’iyyah dan hanabilah, dan ini menjadi pendapat terkuat menurut Malik dan satu dari dua riwayat pendapat Abu Yusuf, bahwa berkurban hukumnya sunnah mu’akkadah (sunnah yang dikuatkan), dalilnya adalah sabda Rasulullah -shallallâhu ‘alayhi wa sallam-, dari Ummu Salamah -radhiyallâhu ‘anhu-:

    « إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا»

    “Apabila masuk sepuluh hari (yang awal dari bulan Dzulhijjah -pen), lalu salah seorang dari kalian ingin menyembelih kurban maka janganlah ia menyentuh sedikitpun dari rambutnya dan tidak pula kulitnya.”

Mari Berdonasi

Jagalah hartamu dengan zakat dan obatilah sakitmu dengan bersedekah

Copyrights © 2019 Yayasan Zad Al-Insaniyyah Cipanas. All rights reserved.